Reuni SMP 66 - Angkatan 1996 berjalan dengan SUKSES
Reuni 30 Tahun SMPN 66 Angkatan 1996: Mengenang Kenangan, Mempererat Persaudaraan, dan Menebar Kepedulian Reuni SMPN 66 Angkatan 1996 yang diselenggarakan pada 10 Oktober 2026 menjadi momen istimewa untuk kembali mengenang masa-masa SMP, mempererat silaturahmi, serta mengenang rekan-rekan alumni dan guru yang telah tiada. Lebih dari sekadar ajang temu kangen, reuni ini juga menjadi wujud nyata kepedulian melalui aksi tali kasih untuk membantu Edi, salah satu rekan alumni yang mengalami musibah kebakaran rumah. Melalui kebersamaan ini, para alumni berharap reuni dapat menjadi awal dari gerakan kepedulian yang berkelanjutan, sehingga hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas kenangan masa lalu, tetapi juga menjadi wadah untuk saling mendukung, berbagi, dan membantu teman-teman alumni lainnya yang sedang menghadapi kesulitan. Karena reuni bukan hanya tentang berkumpul dan mengenang masa lalu, tetapi juga tentang hadir dan peduli ketika sesama membutuhkan. SMPN 66 Angkatan 1996 — 30 Tahun Mengenang, Selamanya Bersaudara.

# Reuni 30 Tahun SMPN 66 Angkatan 1996: Mengenang Masa Lalu, Mempererat Persaudaraan, dan Menebar Kepedulian
**Jakarta, 10 Oktober 2026** — Tiga puluh tahun telah berlalu sejak masa-masa indah di bangku SMP, tetapi kenangan dan persahabatan tetap menyatukan keluarga besar SMPN 66 Angkatan 1996. Hal tersebut terasa dalam acara Reuni 30 Tahun yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebahagiaan, haru, dan kepedulian terhadap sesama.

Reuni ini bukan sekadar ajang berkumpul untuk melepas rindu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali mengenang perjalanan masa sekolah, mempererat tali silaturahmi, serta membangun semangat kebersamaan yang lebih bermakna.

### Mengenang Masa SMP dan Perjalanan Persahabatan
Salah satu momen yang paling berkesan dalam reuni ini adalah saat para alumni kembali mengenang masa-masa SMP. Cerita tentang teman sekelas, guru, kenakalan kecil, pengalaman belajar, hingga berbagai kejadian lucu yang pernah dialami bersama menghadirkan kembali kenangan yang tak terlupakan.
Canda dan tawa mengiringi pertemuan para alumni yang kini telah menjalani kehidupan dengan jalan masing-masing. Meski waktu telah mengubah banyak hal, kenangan masa sekolah tetap menjadi pengikat yang membuat mereka merasa dekat, seolah baru kemarin duduk bersama di ruang kelas yang sama.
### Mengenang Rekan dan Guru yang Telah Tiada
Di tengah kebahagiaan reuni, terselip pula suasana haru ketika para alumni mengenang rekan-rekan dan guru yang telah berpulang.
Mereka yang telah tiada tetap menjadi bagian penting dari perjalanan dan kenangan keluarga besar SMPN 66 Angkatan 1996. Doa dan penghormatan dipanjatkan sebagai bentuk kasih sayang serta penghargaan atas kebersamaan dan jasa yang pernah diberikan.
Momen ini mengingatkan semua yang hadir bahwa waktu terus berjalan dan kesempatan untuk berkumpul tidak selalu datang berulang kali. Karena itu, menjaga silaturahmi dan saling peduli selama masih diberi kesempatan menjadi hal yang sangat berharga.
### Tali Kasih untuk Edi, Wujud Nyata Kepedulian Alumni
Semangat persaudaraan dalam reuni ini juga diwujudkan melalui aksi tali kasih untuk membantu Edi, salah satu rekan alumni yang mengalami musibah kebakaran rumah.
Musibah yang dialami Edi menggerakkan hati rekan-rekan alumni untuk memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing. Dukungan tersebut bukan hanya berupa materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian, kepedulian, dan penguatan moral agar Edi tetap semangat menghadapi masa sulit dan bangkit kembali.
Kebersamaan ini menunjukkan bahwa persahabatan tidak berhenti pada pertemuan dan kenangan masa lalu. Lebih dari itu, ikatan alumni memiliki kekuatan untuk menghadirkan bantuan nyata ketika salah satu anggotanya sedang menghadapi kesulitan.
Tali kasih untuk Edi menjadi salah satu pesan penting dari reuni ini: **ketika satu teman mengalami musibah, teman-teman lainnya hadir untuk membantu.**
### Reuni Bukan Sekadar Bertemu, tetapi Juga Saling Membantu
Salah satu tujuan penting dari Reuni 30 Tahun SMPN 66 Angkatan 1996 adalah menjadikan ikatan alumni sebagai wadah untuk saling mendukung, bukan hanya saat acara reuni berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap alumni memiliki perjalanan hidup dan tantangan yang berbeda. Ada yang menghadapi persoalan ekonomi, kesehatan, pekerjaan, keluarga, maupun musibah yang datang tanpa diduga. Melalui hubungan yang terjalin kembali, para alumni diharapkan dapat saling mengetahui kondisi satu sama lain, memberikan dukungan, berbagi informasi, serta membantu teman yang sedang membutuhkan pertolongan.
Semangat ini tidak berarti semua persoalan harus diselesaikan oleh bersama-sama, melainkan membangun lingkungan persaudaraan tempat setiap alumni merasa memiliki teman untuk berbagi dan mencari dukungan ketika menghadapi kesulitan.
Ke depan, kebersamaan alumni diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dapat berkembang menjadi gerakan kepedulian yang berkelanjutan. Dengan komunikasi yang baik dan semangat gotong royong, bantuan dapat disalurkan secara tepat, transparan, dan sesuai kemampuan bersama.
### Menjaga Persaudaraan untuk Masa Depan
Reuni 30 Tahun SMPN 66 Angkatan 1996 menjadi pengingat bahwa persahabatan yang dimulai sejak masa sekolah memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar kenangan. Persahabatan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk saling menguatkan, berbagi kebahagiaan, dan membantu ketika ada teman yang sedang mengalami kesulitan.
Tiga puluh tahun perjalanan telah membawa setiap alumni ke kehidupan masing-masing. Namun, satu hal yang tetap sama adalah ikatan sebagai teman seperjuangan di masa SMP.
Semoga reuni ini menjadi awal dari semakin eratnya silaturahmi dan semakin kuatnya kepedulian di antara seluruh alumni. Tidak hanya bertemu untuk mengenang masa lalu, tetapi juga hadir untuk membangun masa depan yang lebih baik bersama.
**Karena arti reuni yang sesungguhnya bukan hanya tentang siapa yang hadir dan seberapa meriah acaranya, melainkan tentang bagaimana persahabatan tetap hidup, kepedulian terus tumbuh, dan tidak ada teman yang merasa sendirian ketika menghadapi kesulitan.**
*SMPN 66 Angkatan 1996 — 30 Tahun Mengenang, Selamanya Bersaudara.*
Galeri foto



